Monday

Trip to the East Part 3 : A beautiful family trip

Setelah dari Maluku Utara mengunjungi Nenek dan jalan-jalan, saya pun kembali ke Ambon. Sesampainya di Ambon saya diberi tahu Mama kalau di kantor tempat Ayah bekerja akan ada acara syukuran pisah sambut bos di kantor Papa, yah kayak welcoming and farewell party yang diadain bersamaan gitulah. Gak perlu diminta sudah pasti saya pun langsung ikut ke tempat ayah saya bertugas, di Maluku Tenggara, tepatnya di kota Tual. Buat yang belum pernah dengar tentang Maluku Tenggara, saya kasi tau nih ya, daerah ini punya banyak banget pantai bagus.

Entah kenapa tapi saya selalu senang kalau bisa berkunjung ke tempat dimana Papa saya bertugas. Jalan-jalan ke tempat tugas Papa saya selalu saya anggap wisata keluarga karena cuman dengan hal seperti itu keluarga saya dapat berpergian bersama ke suatu tempat. Jalan-jalan ke Tual kali ini cuman bisa dilakukan ber-4 Saya, Is (adik saya yang cowok) Papa, dan Mama, karena adik saya yang bungsu, Tia, harus kembali ke Jogja karena harus memulai kuliah, maklum anak semester 1 masih on fire masuk kampusnya.

Perjalanan ke Tual ini kami lakukan dengan menggunakan pesawat wings air. Selama di dalam pesawat saya memutuskan untuk tidak tidur, padahal biasanya saya lebih memilih tidur ketika di pesawat. Pilihan saya untuk tidak tidur karena teman saya pernah bilang kalau pemandangan pulau-pulau yang ada di Maluku Tenggara dari udara itu bagus banget, dan tentu saja saya gak mau kehilangan momen buat nikmatin pemandangan yang katanya bagus banget itu, and this is it.
image
Pemandangan Kepulauan Kei dari udara, can you see the white sand?
Sesampainya di Bandara Dumatubun, Langgur, saya cukup kaget dengan keadaan bandara ini. Kenapa? ada beberapa hal yang buat unik  buat saya di bandara ini, saya mengatakan unik karena hal beberapa hal berikut :

#Pangkalan Udara AU
Sepengetahuan saya sih, bandara ini adalah pangkalan udara AU yang kemudian juga digunakan untuk penerbangan komersil. Luas landasan pacu bandara ini seluas 1.300 x 30 m. Ada 3 maskapai yang melayani rute dengan tujuan kota Tual, yaitu Trigana Air, Wings Air, dan Express Air. Jadi jangan heran kalau di gerbang keluar bandara ini dijaga oleh para abang-abang AU yang gagah.
image
Pesawat yang saya tumpangi ke Tual.
image
Ini apa yah, semacam patung selamat datang kali yaa..


# a very cool baggage claim :) 
Ini merupakan bandara paling kecil yang pernah saya kunjungi, yang unik dari bandara ini adalah baggage claim atau tempat pengambilan bagasi. Tempat pengambilan bagasi di bandara ini terbuat dari kayu dengan bentuk yang hampir mirip dengan yang ada di beberapa bandara namun lebih kecil dan bukan baggage claim dengan conveyor system seperti bandara di kota lainnya di Indonesia yang membuat tas kita akan bergerak mengitari conveyor sehingga kita dapat dengan mudah mengambil tas kita. Di baggage claim Bandara Dumatubun, Langgur, kita harus mengantri untuk mengambil barang bagasi kita, ketika barang tersebut dibawa pihak maskapai dan diletakan di atas baggage claim barulah kita bisa mengambil barang bawaan kita. Ini mungkin ga ada di tempat lainnya, mungkin.
image
Baggage claimnya keren kan, manual :). 
Sepanjang yang saya tahu ada banyak pantai bagus di Kepulauan Kei salah satunya adalah pantai ngurbloat atau yang lebih dikenal dengan pantai pasir panjang. Pantai pasir panjang ini bahkan diklaim oleh lonely planet sebagai salah satu pantai dengan pasir terindah di dunia.

Dua hari di Tual saya hanya bisa mengunjungi satu tempat wisata dan itupun hanya selama sejam disana, alasannya tentu saja Papa saya saat itu sangat sibuk dengan kerjaannya, dan kembali ke alasan saya ikut ke Tual, untuk ikut menghadiri welcoming dan farewell party pimpinan kantor Papa saya. Namun saya cukup senang karena bisa menginjakan kaki di pantai yang konon mempunyai pasir terindah di dunia itu, Pantai Pasir Panjang.
image
Di pantai ini kita bisa bersantai di beberapa hmm, apa yaa semacam pendopo kali ya ini namanya
image
Konon sih, sering dibilang pasir pajang karena area pantai ini yang panjang, jadi ga perlu takut deh desak-desakan untuk bisa menikmati keindahan pantai ini. 
Jalan menuju Pantai Pasir Panjang, bagus!
Segitu aja cerita saya di Tual, saya sangat senang karena akhirnya bisa ke pantai pasir panjang :) 

No comments:

Post a Comment