Monday

The journey begins : hello malaysia

Kuala Lumpur traffic 
Thailand is one of the countries in SEA that I always dream about, and finally that dream came true on April 2013. I was joining an exchange program to Chiang Mai, North Thailand and it was really great experience. To get in Chiang Mai, I bought the flight ticket from Yogyakarta -> Kuala Lumpur -> Chiang Mai. Well, that was the cheapest route that I could afford besides, Kuala Lumpur was meeting point with my friends that also joining this program.

I had 18 hours transit in Kuala Lumpur. So, to killing the boring time while transit, we went out to had lunch (but then it became a dinner) and went to the famous Petronas Twin Towers. We took bus (the price is RM 14 for return ticket) to KL sentral to put our luggage and backpack in the locker and get LRT to KLCC (the twin towers location). 

KL Sentral
Luggage Locker in KL Sentral
Fare Gates in KL Sentral
Ticket Machine
I hope Indonesia has a good transportation system like this 
Since that was my first time in Kuala Lumpur, I was so excited to see the famous twin towers. It was cloudy when we arrived, but it doesn't matter for us. After hangout for a moment in front of Suria KLCC Shopping mall and took some pictures, we got into the shopping mall for dinner. I had Nasi Lemak and milk tea for dinner with RM 9. 

water fountain in front of KLCC shopping mall 
the famous twin towers
Nasi Lemak (somehow Nasi Padang much better than this)
After dinner, we went out to the garden. My friend said, there will be a water show there. I didn't understand and just wondering, what does the water show mean. When we went out to the garden and saw the water show, I was stunned and had no words, it was so beautiful. So, the water show is a fountain show in the KLCC garden with beautiful light and water fountain. I loved watching the colors and water patterns change in the fountain with the music, it was like watching a dance show. 

twin towers in the night
stunning water show 
Love, love it


That was short trip yet really fun. 

A Place Called Home


It takes hands to build a house, but only hearts can build a home.  ~Author Unknown

"And I left my heart there, in Ambon" 


I miss Ambon. Last time I was there, I had fun with my family and friends. One of best moments is when I was enjoying sunset in Christina Martha Tiahahu statue and the scenery was so wonderful. After that, I went around the town and enjoying the night. I was living there for years, somehow that evening was different for me, it was just special day.
I love the sky 
Welcome to Maluku
Beautiful Twilight
Beautiful, isn't it.   

Primadona Tana Toraja

Keramaian di Pasar Bolu

Di berbagai daerah di Indonesia, kerbau merupakan hewan yang sering digunakan tenaganya untuk membantu aktivitas manusia, salah satunya adalah membajak sawah. Hal yang berbeda kami temui ketika di Toraja, tidak hanya sebagai hewan pembajak sawah, Kerbau di Toraja merupakan hewan yang dianggap sangat istimewa sehingga dihargai lebih setara bahkan jauh lebih mahal daripada harga sebuah mobil atau rumah. Kerbau adalah hewan yang menjadi primadona di Tana Toraja, hal tersebut karena kerbau merupakan hewan yang sangat berperan penting dalam berbagai upacara yang dilaksanakan oleh masyarakat Tana Toraja, salah satunya upacara kematian.

Suasana depan pasar Bolu
Pasar Bolu, merupakan pasar hewan yang diadakan hanya sekali dalam seminggu. Beruntungnya, hari kedua ketika kami berada di Toraja bertepatan dengan hari pasar. Berbekal informasi yang kami dapatkan dari petugas hotel dan beberapa tamu hotel yang juga adalah wisatawan asing, kamipun menuju ke Pasar Bolu yang terletak di sebelah Utara Rantepao. Pasar Bolu merupakan pasar hewan dengan komoditi utama adalah kerbau dan babi. Kedua hewan tersebut merupakan hewan yang selalu menjadi bagian dalam berbagai upacara di Tana Toraja, babi juga menjadi makanan yang sangat digemari oleh kebanyakan masyarakat Toraja dan sudah dikenal sebagai bahan utama berbagai kuliner khas Toraja.
Babi menjadi salah satu hewan yang paling banyak dijual setelah kerbau
Primadona Pasar Bolu : Kebo yang harganya 400 JUTA
Kebanyakan makanan Toraja merupakan olahan daging babi, hal ini membuat babi juga menjadi hewan yang banyak dijual


Babi di Pasar Bolu
Sapi yang dijual di Pasar Bolu 
Ketika sampai di Pasar Bolu hal menarik yang kami temui yaitu, mahalnya harga kerbau dengan jenis tertentu seperti kerbau berwarna belang yang dijual dengan harga 200juta rupiah, sedangkan kerbau biasa dijual seharga 5 sampai 10 juta. Selain kerbau dengan warna belang, jenis kerbau yang dijual dengan harga selangit lainnya, yaitu jenis kerbau albino yang dijual dengan harga 400 juta per ekor. Harga kerbau dengan warna belang dan albino sangat mahal karena kedua jenis kerbau tersebut yang kerap menjadi syarat untuk upacara kematian. Menurut salah seorang pemandu apabila ada bangsawan suku Toraja yang mengadakan upacara kematian maka jumlah kerbau yang akan menyembeli ratusan ekor babi serta kerbau dengan beberapa kerbau dengan kriteria tertentu yang sudah pasti berharga ratusan juta, jadi jangan heran kalau biaya untuk penyelenggaraan upacara kematian di Tana Toraja bisa mencapai milayaran rupiah.